Subscribe:

Pages

Jumat, 25 November 2011

ASAL KEJADIAN MALAIKAT DAN TUGASNYA


Sesungguhnya Malaikat itu adalah makhluq Alloh yang dijadikan daripada "Cahaya"

"Qoodiruuna 'alattashakkuli wa qoth'il masaafati fii muddatin waa hidatin"

"Mereka pandai bersalin rupa dan dapat memotong perjalanan yang jauh dalam satu detik saja"

Sesungguhnya arti malaikat, adalah yang memiliki pekerjaan tertentu pada masing-masing bagiannya.
Dan malaikat ini Alloh jadikan tidak sedikit jumlahnya, lebih banyak malaikat dari pada manusia.
Coba saja bayangkan, tiap-tiap orang ada 2 malaikat, yaitu Roqib dan 'Atid yang mana masing-masing di tugaskanpada pekerjaan tertentu. Roqib mempunyai tugas menulis amal dan perkataan yang mengandung kebaikan. 'Atid bertugas menulis amal dan perkataan manusia yang mengandung kejahatan.
Jadi andaikan manusia Indonesia di masa kini sudah berjumlah 130 juta orang, maka berarti malaikatnya berjumlah dua kali lipat dari itu.
Malaikat itu bisa berganti rupa, Tegasnya bisa berubah menjadi manusia. Nabi Muhammad s.a.w. sering kedatangan malaikat Jibril membawa wahyudengan rupanya seperti orang laki-laki muda dan tampan.
Malaikat itu Tuhan Ciptakan, tidak mempunyai ibu dan bapak. Tidak makan dan tidak minum, tidak tidur tidak lupadan tidak merasa cape.
Mereka bukan jenis laki-laki dan bukan jenis perempuan dan bukan juga banci. Mereka tidak mempunyai nafsu syahwat atau berahi. Namun demikian mereka taat akan perintah Alloh tidak berani melanggarnya atau melalaikan tugasnya.

Seperti Tuhan menyatakan dalam Al-Qur'an dalam surat At-Tahrim ayat 6 berikut :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan".

Pernah Nabi Muhammad s.a.w ketika mi'raj melintasi langit-langit, dari langit pertama sampai langit ke tujuh, kebanyakan penghuninya adalah para malaikat dan tak lain pekerjaan mereka itu, kata Nabi adalah Bertahmid dan bertasbih kepada Alloh Ta'alaa dengan macam-macam pujian dan sanjungan kepada Tuhan dengan irama yang sangat merdu.

sebagaimana Firma Alloh dalam surat At-Taghoobuun :

يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۖ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
"Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi; hanya Allah lah yang mempunyai semua kerajaan dan semua pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu".

Demikian pula Nabi melihat di 'Arsy Alloh, tidak lain penghuninya adalah malaikat.
Kemudian 'Arsy Alloh itu dipegang dan di tangguung oleh delapan orang malaikat.

sebagaimana di terangkan dalam surat Al-Haaqqoh ayat 17 :

وَالْمَلَكُ عَلَىٰ أَرْجَائِهَا ۚ وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍ ثَمَانِيَةٌ

"Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka".

dan malaikat-malaikat itu mempunyai kekuatan yang luar biasa, dimana ketika Tuhan akan menyiksa umat Nabi Luth a.s yang sudah melewati batas, yaitu mereka sudah menjadi suka melakukan homosex sesama laki-laki, yaitupenduduk negeri Sadum dan Gamurah. bukan seorang dua orang, hampir rata-rata semua laki-laki melakukan demikian, maka tatkala diberi nasihat oleh Nabi Luth a.s mereka tidak ambil peduli. Akhirnya Tuhan membinasakan penduduknya dengan diangkat bumi negeri itu dengan kedua tangan malaikat ke udara yang sangat tinggi kemudian dibalikkan ke bawah, seperti membalikan tetampah, maka berpelantingan rumah-rumah dan manusia yang sedang tidur melayang jatuh terhempas kebawah. Hancur bagaikan kaca jatuh di batu. Demikian kekuatan tenaga malaikat.

Diantaranya yang wajib diketahui namanya beberapa malaikat serta tugas pekerjaannya adalah :

1. Malaikat Jibril yang bertugas menyampaikan wahyu kepada tiap-tiap rosul :

kepada Nabi Adam a.s sebanyak 12 kali
kepada Nabi Idris a.s sebanyak 4 kali
kepada Nabi Ibrahim a.s sebanyak 40 kali
kepada Nabi Ya'cub a.s sebanyak 4 kali
kepada Nabi Musa a.s sebanyak 400 kali
kepada Nabi Ayub sebanyak 3 kali
kepada Nabi Muhammad s.a.w sebanyak 24.000 kali

Demikian dari kitab Nuruz-zholam oleh sayid Thohir, dikutib dari kitab Bahjatul wasa-il karangan Imam Addailami.

2. Malaikat Mikail yang bertugas mencatat pembagian Rizki, dan yang menurunkan hujan

3. Malaikat Izrail, yang bertugas untuk mencabut nyawa,

Sesungguhnya malaikat izrail ini adalah kepala daripada sekalian malaikatul maut atau Raja malaikatul maut, baiklah untuk ini kami cantumkan disini bagaimana pengalaman dan pemandangan Nabi Muhammad s.a.w. ketika beliau berada Sidratul-Muntaha.
Sidratul-Muntaha ini berada dilangit yang ketujuh, Sungguh begitu hebat dan besarnya Sidratul-Muntaha. Karena dia dinamakan Sidratul-Muntaha, karena tiada ada makhluk yang lebih besar daripada jenis pohon-pohonan, kecuali Sidratul-Muntaha.
Pokoknya dilangit yang ketujuh, sedang ujung cabang yang paling atas berada dibawah 'Arsy. dan dibawah Sidratul-Muntaha terletaknya Syurga sebagaimana diterangkan dalam Surat An-Najmi ayat 14-15 :

عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَىٰ عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ

"Di sisi Sidratil Muntaha (01) Di dekatnya ada syurga tempat tinggal"

(01) : Sidratil Muntaha adalah tempat yang paling tinggi, di atas langit ke-7, yang telah dikunjungi Nabi ketika Mi'raj.

Maka ketika Nabi memandang ke atas ke sekeliling Sidratul-Muntaha dengan cabangnya yang besar-besar serta daunnya yang lebar. selembar daunnya saja dapat dijadikan selimut, daunnya hijau dan lemas bagai sutera. Diatas tiap-tiap lembar daun, duduk seorang malaikat ada yang mengucap "اللَّهُ أَكْبَرُ - اللَّهُ أَكْبَرُ" ada yang mengucap "سُبْحَانَ اللَّهِ - سُبْحَانَ اللَّهِ" ada pula yang mengucap "الْحَمْدُ لِلَّهِ - الْحَمْدُ لِلَّهِ" dan ada juga dengan kalimat zikir dan tasbih yang lain. begitulah yang Nabi lihat diatas tiap-tiap lembar daun itu. Entah berapa juta lembar daunnya Sidratul-Muntaha, hanya Alloh yang mengetahui.
Kemudian apalagi yang Nabi dapat lihat? maka dibawah tiap-tiap lembar daun itu tertulis nama-nama orang. Nama orang itu siapa, bin apa, umur berapa, lama di dunia, kapan sampai waktu ajalnya, malam atau siang dan dimana dia akan tempat dia akan mati akhir hayatnya. Apabila orang yang mempunyai nama itu sudah dekat ajalnya, warna daun berubah menjadi kuning, dan dimana detik-detik orang itu akan sampai ajalnya, maka daun itu lepas dari tangkainya lalu malaikat yang duduk diatasnya, membawa daun itu kepada malaikat Izrail. Kemudian malaikat Izrail menitahkan malaikat ini, untuk mencabut nyawa orang itu sebagaimana yang tercantum namanya dalam daun itu tadi. Itulah pekerjaan malaikatul-maut, jadi bagi tiap-tiap orang satu malaikatul-maut.
Andaikata misalnya, jika ada 1.000 lembar daun yang rontok di Sidratul-Muntaha maka 1.000 oranglah yang akan dicabut nyawanya, dan 1.000 malaikat sekaligus turun ke dunia yang ditugaskan untuk mencabut nyawa mereka itu.

4. Malaikat Israfil, yang ditugaskan meniup terompet sankakala dihari Kiamat, supaya manusia hidup kembali,
Menurut keterangan di dalam Hadits : Besar terompet Israfil itu memang luar biasa, jika dibandingkan dengan besarnya bola dunia ini, jika dimasukan kedalam terompet Israfil akan masuklah kedalamnya.
Konon kata Nabi Muhammad s.a.w. : Israfil kini sudah pegang terompet itu ditangannya, sudah siap-siap menanti komando dari Alloh untuk meniup terompet itu. Karena tugas Israfil untuk meniup terompet pada saat-saat kiamat tiga kali.
pertama tiupan untuk membinasakan penduduk dunia hingga mati semuanya,
kedua meratakan dunia sehingga menjadi daratan seluruhnya,
ketiga membangkitkan manusia hidup kembali,
Itulah tugas Malaikat Israfil.

5. Malaikat Munkar dan Nakir, dua malaikat ini ditugaskan untuk menanya atau memeriksa manusia di alam Kubur,

6. Malaikat Roqib dan 'Atid, kedua malaikat ini ditugaskan untuk mencatat amal atau perkataan manusia. Malaikat Roqib mencatat amal perbuatan dan perkataan yang baik-baik saja, sedang malaikat 'Atid mencatat perbuatan dan perkataan jahat. kedua malaikat ini adalah untuk tiap-tiap orang.

7. Malaikat Malik Zabaniah, inilah kepala malaikat yang mengurus Neraka,

8. Malaikat Ridwan, tugasnya mengurus Syurga, sudah barang tentu beribu-ribu pula malaikat untuk mengurus Syurga, maka Malaikat Ridwanlah sebagai kepala di Syurga.

Demikianlah keterangan Nama dan tugas Malaikat pada bagian masing-masing.
Jadi jika kita ibaratkan adalah seperti departemen dengan tugas dan menterinya masing-masing.

SILSILAH KETURUNAN NABI ADAM A.S


Dibawah ini kami cantumkan silsilah, atau keturunan Nabi Adam a.s sampai kepada keturunan raja-raja di tanah jawa :
1. Nabi Adam a.s
2. Nabi Tsits a.s
3. Sa'id Anwas
4. Qoyyid
5. Malik
6. Qusai
7. Nabi Idris a.s
8. Ramal
9. Lamak
10. Nabi Nuh a.s
11. Bisma
12. Nabi Salih a.s
13. Kabiran
14. Ra'u
15. Rakhsan
16. Manteri Azar
17. Nabi Ibrahim a.s
18. Nabi Isma'il a.s
19. Tsabit
20. Sabiqah
21. Sya'rak
22. Faqar
23. Muqawa
24. Ra'u
25. Halat
26. Kalur
27. Mahluz
28. Nabi Ilyas a.s
29. Malik
30. Najjar
31. 'Abbas
32. Tafakur
33. Khalif
34. Alit
35. Abdu manaf
36. Hasyim
37. Abdul Muthalib
38. Abdullah
39. Nabi Muhammad s.a.w
40. Siti Fathimah
41. Hasan-Husain

Abdul Muthalib berputra :
1. Abdul Lahab
2. Abu Thalib
3. Abdullah
4. 'Abbas
5. Shafiah
6. Hamzah

Abu Thalib berputera 'Ali, Hasyim berputera Wahab, dan Wahab berputera aminah. Kemudian Aminah menikah dengan Abdullah bin Abdul Muthalib, maka dari pernikahannya ini lahir Nabi Muhammad s.a.w.
Nabi Muhammad s.a.w menikah dengan siti khodijah dan melahirkan putera 7 orang, Empat orang laki-laki meninggal dunia masih masih kecil-kecil.
tiga orang perempuan, Fathimah, Ruqoyah dan Ummu Qaltsum, kemudian Fathimah menikah dengan ali bin Abu Thalib, kemudian Ali berputera Hasan dan Husain.
Adapun Husain berputera Zainal Abidin, kemudian Zainal Abidin berputera Maulana Kabiran, maulana Kabiran berputeraJumadil-Kubro, Jumadil_kubro berputera Maulana Ishaq. Maulana Ishaq menikah dengan Puteri Sunan Giri, kemudian berputera dua orang :
1. Mustaqiem gelar Syaikh Ibrahim
2. Raden Rahmat

Demikian silsilah keturunan Nabi Adam a.s sampai kepada Nabi Muhammad s.a.w dan sampai kepada keturunan raja-raja di tanah Jawa.

TUJUH AYAT YANG HEBAT YANG DINAMAKAN SAB'UL-MATSANI

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Tujuh kelakuan di dalam sembahyang :
1. Berdiri
2. Ruku'
3. I'tidal
4. Sujud pertama
5. Duduk antara dua sujud
6. Sujud kedua
7. Duduk membaca tasyahhud

Tujuh anggota badan di dalam melakukan sujud :
1. Dahi atau Jidat ( 1 anggota )
2. Dua tapak tangan (2 anggota )
3. Dua lutut ( 2 anggota )
4. Dua Ujung jempol dan jari-jari kaki ( 2 anggota )

Perubahan kejadian manusia :
1. Nuthfah (mani')
2. 'Alaqoh
3. Mudhghoh
4. Janin
5. Anak
6. Remaja
7. Dewasa

Para pembaca yang budiman !
Adapun yang dimaksud dengan kata-kata Alloh menjadikan langit dan bumi serta segala isinya, dalam masa enam hari, bukanlah yang dimaksud sebagai hari kita, yang lamanya sehari semalam cuma 24 jam.
Akan tetapi yang dimaksud yang disebut enam hari dalam Al-Qur'an, adalah di dalam masa enam hari yang sangat lama, atau enam waktu yang sangat lama sekali.
demikianlah sudah menjadi kehendak dan sunnatulloh ( Hukum Alloh ).

ASALNYA HARI YANG TUJUH


Dibawah ini kami cantumkan ayat-ayat yang menerangkan tentang kejadian langit-langit dan bumi :

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
Al-Anbiyaa 30.

"Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?"

وَجَعَلْنَا فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ
Al-Anbiyaa 31.

"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk"

وَجَعَلْنَا السَّمَاءَ سَقْفًا مَحْفُوظًا ۖ وَهُمْ عَنْ آيَاتِهَا مُعْرِضُونَ
Al-Anbiyaa 32.

"Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara(01), sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya".
(01) Maksudnya: yang ada di langit itu sebagai atap dan yang dimaksud dengan "terpelihara" ialah segala yang berada di langit itu dijaga oleh Allah dengan peraturan dan hukum-hukum yang menyebabkan dapat berjalannya dengan teratur dan tertib.

Cobalah perhatikan Firman Alloh dalam surat Al-Hijr ayat 16 sampai ayat 22 :

وَلَقَدْ جَعَلْنَا فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَزَيَّنَّاهَا لِلنَّاظِرِينَ

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya)"

وَحَفِظْنَاهَا مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ رَجِيمٍ

"dan Kami menjaganya dari tiap-tiap syaitan yang terkutuk".

إِلَّا مَنِ اسْتَرَقَ السَّمْعَ فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ مُبِينٌ

"kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang".

وَالْأَرْضَ مَدَدْنَاهَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ وَأَنْبَتْنَا فِيهَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ مَوْزُونٍ

"Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran".

وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ وَمَنْ لَسْتُمْ لَهُ بِرَازِقِينَ

"Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezki kepadanya".

وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا عِنْدَنَا خَزَائِنُهُ وَمَا نُنَزِّلُهُ إِلَّا بِقَدَرٍ مَعْلُومٍ

"Dan tidak ada sesuatu pun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu"

وَأَرْسَلْنَا الرِّيَاحَ لَوَاقِحَ فَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَسْقَيْنَاكُمُوهُ وَمَا أَنْتُمْ لَهُ بِخَازِنِينَ

"Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya".

Demikian beberapa ayat yang menerangkan tentang kejadian langit dan bumi, gunung-gunung, bintang-bintang dan lain-lain dan masih banyak ayat-ayat Alloh yang menerangkan soal kejadian alam yang lain yang tidak di cantumkan disini.
Menurut apa yang kami kutib dari keterangan Al-'Allamah Syaikh Nuruddin Ali sebagai berikut :

Hari pertama, yaitu hari Ahada Alloh Ta'alaa jadikan Langit,
Hari kedua, Hari senin Alloh Ta'alaa menjadikan gunung-gunung,
hari ketiga, Hari Tsalatsa Alloh Ta'alaa menjadikan pohon-pohonan dan tumbuh-tumbuhan
Hari keempat, Hari rabu Alloh menjadikan Langit,
Hari kelima, Hari kemis Alloh menjadikan matahari, bulan dan bintang-bintang
Hari keenam, Hari Jum'at Alloh menjadikan malaikat, Nabi Adam,
Hari ketujuh, selesai.

Alloh jadikan bintang yang tujuh :
1. Bintang Qomar (bulan)
2. Bintang Athorid
3. Bintang Zuhrah
4. Bintang Syams ( matahari)
5. Bintang Masytari
6. Bintang Markh (mars)
7. Bintang Zuhal

Alloh menjadikan Tujuh Syurga :
1. Jannatul-Ma'wa
2. Jannatun-Na'iem
3. Jannatul-Firdaus
4. Jannatu-Adnin
5. Jannatul-Khuldi
6. Daarul-Qoror
7. Daarul-Bawar

Alloh menjadikan Tujuh Neraka :
1. Neraka Jahannam
2. Neraka Sa'ir
3. Neraka Huthomah
4. Neraka Hawiyah
5. Neraka Saqor
6. Neraka Jahim
7. Neraka Wail

Alloh menjadikan Tujuh sungai di dalam Syurga :
1. Sungai Laban (susu)
2. Sungai Asal (madu)
3. Sungai Khamrah (arak)
4. Sungai Air tawar
5. Sungai Salsabil
6. Sungai Zanjabil
7. Sungai Rohiqum-Mahtum

BERAPA TAHUN UMURNYA DUNIA?


Diceritakan ketika Nabi Musa a.s Munajat kepada Tuhan Robbul-'Alamin di bukit Thursina, maka pada saat itu berkesempatan Nabi Musa a.s bertanya kepada Alloh dengan mengajukan beberapa pertanyaan.
Jawab Alloh : Pertama-tama aku jadikan adalah Nur-Muhammad, kemudian ku jadikan Durratul-Baidhoo' dari Nur-Muhammad, dari Durratul-Baidhoo' aku jadikan 70.000 negeri di cakrawala ( jika kita pakai istilah sekarang ialah 70.000 planet di cakrawala ). Maka satu planet itu luasnya tujuh puluh kali bumi. Tiap-tiap pelanet itu dijadikan penghuninya 70.000 orang bukan bangsa Jin, dan bukan bangsa Manusia, dan juga bukan bangsa malaikat. Kesemuanya dijadikan dengan kalimat "Kun Fayakuun". Mereka beribadat kepada-Ku sampai 70.000 tahun. kemudian belakangan, mereka jadi berdurhaka kepada-Ku, lalu Aku binasakan mereka itu semuanya.
kemudian sesudah itu aku jadikan lagi 80.000 buah negeri (planet) yang besarnya cuma sepuluh kali dari bumi dunia, semua berada di cakrawala yang bertingkat-tingkat. di planet itu Aku ciptakan sebangsa unggas yang memakan tumbuh-tumbuhan, biji-bijian. lama kelamaan unggas-unggas itu pun punah. Kemudian baru aku jadikan 20.000 makhluq sebangsa manusia dari cahaya secara berangsur-angsur lalu punah.
kemudian setelah berselang 70.000 tahun sesudah itu, baru Aku jadikan Qalam, Lauhil-Mahfuzh, 'Arsy, kursi dan Malaikat.
maka setelah kira-kira 70.000 tahun lagi barulah Aku jadikan Syurga dan Neraka, kemudian setelah itu baru aku jadikan makhluq manusia yang namanya Adam, bukan bapakmu Adam yang sekarang ini, Hai Musa.
Aku jadikan dia dari awal Adam sampai keturunannyayang terakhir 10.000 tahun lamanya.
setelah itu Aku jadikan pula Adam yang lain dengan keturunannya terakhir dalam masa 10.000 tahun.
Demikian seterusnya Aku jadikan tiap-tiap Adam dan keturunannya dalam masa 10.000 tahun ganti berganti, sampai mencapai 10.000 orang Adam.
Maka Adam yang sekarang inilah yang kesepuluh ribu kalinya.
Demikianlah keterangan yang saya kutib, dari kitab "Permulaan dijadikan langit dan bumi" oleh Al-'Allamah Syaikh Nuruddin Ali.

Para pembaca yang budiman.
Jika kita renungkan keterangan di atas itu, jelaslah bagi kita, bahwa umur dunia ini, sudah lama benar, atau sudah tua betul.
Coba saja bayangkan, Setiap Adam Tuhan ciptakan sampai anak keturunannya yang terakhir, adalah memakan waktu sampai 10.000 tahun.
Maka berapakah Jumlahnya 10.000 x 10.000 tahun? 10.000 x 10.000 = 100.000.000 tahun (Seratus Juta Tahun ).
jadi jelasnya bumi kita telah di huni oleh manusia yang pertama Tuhan ciptakan, sampai Adam yang terakhirdizaman kita ini adalah lama masanya memakan waktu seratus juta tahun.
Kalau baru-baru ini ahli purbakala telah menemui tengkorak manusia di tanah jawa yang sudah berumur 300.000 tahun, itu belum seberapa jika di bandingkan dengan keterangan dan pendapat 'ulama islam Syaikh Nuruddin Ali, bahwa bumi kita ini telah dihuni manusia sudah seratus juta tahun lamanya.
Untuk memperkuat keterangan akan sudah tua umurnya dunia, pernah diceritakan oleh junjunan kita Nabi Muhammad s.a.w. tentang pengalaman dan penglihatannya dalam perjalanan Isra' dan Mi'rajnya, yaitu nampak ada seorang wanita memanggil-manggil merayu namanya. Wanita itu nampak sudah tua, namun masih cantik rupanya, memakai pakaian yang indah serta perhiasan yang gemerlapan, emas intan berlian.
Lalu Nabi bertanya kepada Jibril, Siapakah gerangan dia wanita itu?
Jawab Jibril : "Itulah Dunia!"
Kita kini sama membuktikan dengan mata bahwa apa yang dilihat Nabi itu, adalah betul-betul dunia, semakin tua bertambah cantik.
yang dimaksud dengan dunia adalah negeri, atau bumi dimana tempat manusia bersemayam.
Cobalah kita perhatikan kota-kota di indonesia, yang semakin hari pembangunannya semakin hebat dengan gedung-gedungnya yang menjulang tinggi, jalan rayanyalebar dan luas, dengan lampu-lampunya yang berwarna warni diwaktu malam. Bukan di Indonesia saja, bahkan seluruh dunia sedang membangun.
Apakah artinya BANGUN dalam bahasa arabnya? bahasa arabnya adalah "Qiyaamah"
Jadi jelas dunia sekarang sudah mulai mau kiamat dimana-mana! Sudah dihias, atau sedang dihiasi dunia ini oleh manusia. Tinggal menunggu detik-detik sampai saatnya masa terakhir bagi dunia ini. menandakan zaman akhir bahwa ciri dan alamatnya, adalah Alloh tidak akan mengutus seorang Nabi sesudah Nabi Muhammad s.a.w. Karena pribadi beliau sudah menjadi predikat Nabi Akhir Zaman.

BAKAT-BAKAT SESEORANG SUDAH DI TENTUKAN DI ALAM ARWAH


Kemudian diletakan cermin "Haya" dekat kurungan itu, ( referensi kurungan, yaitu pada akhir kalimat Bab asal mula kejadian alam tentang Nur Muhammad ) demi setelah terlihat bayangannya di dalam cermin, tiba-tiba timbulah rasa malunya sehingga keluar keringat sekujur badannya. Dengan Kudrat Ilahi dan hikmat, maka dari tiap butir keringat itu menjadi ruh manusia.

Lalu mereka Alloh perintahkan lima kali sujud ketika itu, Itulah pula sebabnya umat Nabi Muhammad s.a.w diwajibkan Sholat lima kali.
kemudian berubahlah rupa merak itu menjadi wujud manusia dalam rupa yang indah sekali, berdiri seperti orang yang sedang sholat di dalam keranda mutiara.
kemudian Alloh perintah seluruh ruh-ruh itu thawaf yakni mengelilingi Lembaga Muhammad itu, mengucap tahmid dan tasbih ke hadirat Alloh Ta'alaa selama seratus ribu tahun (100.000).
kemudian Alloh Ta'alaa memandang kepada Nur Muhammad itu, lalu berkeringatlah sekujur badannya.

1. Maka dari keringat hidungnya, Alloh ciptakan sekalian malaikat,
2. Dari keringat mukanya Alloh Jadikan 'Arsy, Lauhil-Mahfuzh, Qolam dll,
3. Dari keringat dadanya, dijadikan Nabi-nabi dan Rosul,'Ulama dsb,
4. Dari keringat belakangnya, Alloh jadikan Baitul-Ma'mur, Baitulloh, Baitul-Muqaddas, dan tempat-tempat ibadat (mesjid) di seluruh dunia,
5. Dari keringat alisnya, Alloh jadikan ruh-ruh umat Nabi Muhammad laki-laki dan perempuan,
6. Dari keringat telinganya, Alloh jadikan ruh-ruh umat Yahudi dan Nashara dan orang-orang sesat dari jalan Alloh,
7. Dari keringat kakinya, Alloh jadikan isi semesta alam dunia dari timur sampai ke barat.

Lalu Alloh berkata kepada Nur itu : "Cobalah lihat mukamu" lalu ia memandang ke depan dilihat berupa Nur, kemudian dilihat ke belakang dilihatnya berupa Nur, lalu ia memandang ke kiri dan ke kanan dilihatnya demikian juga. Itulah yang akan menjadi sahabatnya nanti di dunia, yaitu Abu Bakar Assidiq, 'Umar bin khotob, 'Utsman bin Affan dan 'Ali bin Abi Thalib.
Kemudian Nur-Muhammad lalu bertasbih ke hadirat Alloh Ta'alaa selama 70.000 tahun.
kemudian Alloh jadikan Nur Muhammad itu, Nur sekalian para Nabi-nabi.
Kemudian Alloh jadikan ruh umat Muhammad dari Nur Muhammad, dan Alloh jadikan ruh umat-umat yang lain dari Nur Nabinya masing-masing.
kemudian ruh-ruh umat Nabi Muhammad sama-sama mengucapkan kalimat Tauhid :

لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ مُحَمَّدٌ رَسُولٌا لله

"Tiada Tuhan Kecuali Alloh, Nabi Muhammad Utusan Alloh"

Kemudian Alloh Jadikan sebuah pelita dari akik yang merah, yang bagian luar dapat dilihat dari sebelah dalamnya karena sangat beningnya.
seterusnya Alloh ciptakan bentuk Muhammad dan diletakan dalam lampu itu, Ia berdiri seperti sedang sholat, Kemudian ruh-ruh para Nabi mengelilingi Nur Muhammad, serta mengucap "سُبْحَانَ اللَّهِ" dan "لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ" selama 100 tahun.
Kemudian sesudah itu, Alloh memerintahkan ruh-ruh itu memandang kepada Nur Muhammad, akan tetapi pemandangan mereka itu tidak sama. Ada yang dapat melihat matanya saja, dan sebagainya.
1. Adapun ruh-ruh yang dapat melihat kepalanya, bila nanti lahir di dunia, dia akan menjadi pembesar, raja, atau presiden dan sebagainya,
2. Yang melihat keningnya, akan menjadi raja yang adil,
3. Yang melihat matanya, akan menjadi orang yang hafal Al-Qur'an,
4. Yang melihat alisnya, akan menjadi seorang pelukis,
5. Yang melihat telinganya, akan menjadi orang yang suka menuntut ilmu pengetahuan,
6. Yang melihat pipinya, akan menjadi orang yang suka berbuat kebaikan kepada sesama manusia,
7. Yang melihat bibirnya, akan menjadi pegawai raja,
8. Yang cuma melihat hidungnya, akan menjadi ahli hukum, tabib, cerdik pandai dan sebagainya,
9. Yang cuma dapat melihat mulutnya, akan menjadi orang suka berpuasa pertama
10. Yang cuma dapat melihat giginya, akan menjadi orang tercantik di dunia,
11. Yang cuma dapat melihat lidahnya, akan menjadi utusan raja-raja,
12. Yang cuma dapat melihat tenggorokannya, akan menjadi penasihat, mubaligh, tukang propaganda, para mu'azzin,
13. Yang cuma dapat melihat janggutnya, akan menjadi orang yang suka berjuang di jalan Alloh,
14. Yang cuma dapat melihat tengkuknya, akan menjadi orang yang ahli dalam berniaga,
15. Yang cuma dapat melihat lengannya, akan menjadi orang yang pandai menggunakan senjata, pandai memanah dan memacu kuda,
16. Yang cuma dapat melihat lengan kanannya, akan menjadi orang yang ahli penangkap ikan,
17. Yang cuma dapat melihat lengan kirinya, akan menjadi orang yang ahli penjahit pakaian,
18. Yang cuma dapat melihat tapak tangan kanannya, akan menjadi tukang mas atau tukang timbangan,
19. Yang cuma dapat melihat tapak tangan kirinya, akan menjadi tukang menimbang,
20. Yang melihat dua lengannya, akan menjadi orang yang dermawan,
21. Yang cuma dapat melihat belakang tangan kanannya, akan menjadi orang yang pandai memasak,
22. Yang cuma dapat melihat belakang tangan kirinya, akan menjadi orang yang bakhil ( paling berhemat ),
23. Yang cuma dapat melihat ruas jari kanannya, akan menjadi tukang menjahit,
24. Yang cuma dapat melihat ruas jari kirinya, akan menjadi jurutulis,
25. Yang cuma dapat melihat dadanya, ia akan menjadi alim 'ulama, pengarang, falsafah, dan sebagainya,
26. Yang cuma dapat melihat belakangnya, ia akan menjadi orang yang sangat berbakti kepada Tuhan,
27. Yang cuma dapat melihat lambungnya, akan menjadi seorang pejuang,
28. Yang cuma dapat melihat perutnya, akan menjadi orang tidak akan serakah pada dunia,
29. Yang cuma dapat melihat lututnya, akan menjadi orang yang banyak sekali melakukan sembahyang,
30. Yang cuma dapat melihat dua kakinya, akan menjadi ahli berburu,
31. Yang cuma dapat melihat tapak kakinya, akan menjadi orang yang suka mengembara keliling dunia,
32. Yang cuma dapat melihat bayangannya saja, akan menjadi penari, penyanyi dan pemain musik.

Demikian masing-masing ruh itu tidak sama dan tidak semua yang dapat dilihatnya. Andai ada ruh diwaktu itu dapat melihat lebih dari satu macam anggota Nur Muhammad, begitu dia lahir menjadi manusia, akan mempunyai bakat lebih dari satu macam.
Dan siapa dari antara ruh-ruh itu, tidak dapat melihat apa-apa dimasa itu, kelak bila lahir ke alam dunia menjadi manusia yang tidak mempunyai kecakapan apa-apa.
Jadi jelasnya bakat-bakat manusia yang kita buktikan didunia ini, baik dia sebagai pengarang, ahli pidato, atau pelukis, seni dan sebagainya, itu adalah bakat-bakat yang telah di perbekali semenjak dia berada di alam arwah oleh Alloh Ta'alaa.

Para pembaca yang budiman.
Ketahuilah sesungguhnya manusia iniTuhan jadikan ia hidup berpindah-pindah dari empat alam, dari satu alam kepada alam lain.
- Pertama di alam arwah, belum mempunyai jasad kasar atau badan jasmani. Yang mana ketika itu ruh-ruh tersebut cuma bertasbih dan memuji kepada Tuhan,
- Kedua di alam dunia ini, sejak ia berada dalam rahim ibunya sehingga lahir sampai ia menutup mata,di alam dunia ini ruh-ruh itu mengembangkan bakatnya masing-masing.
-Ketiga Alam Barzakh, suatu alam yang tersembunyi dari pandangan mata amnusia, yaitu alam kubur, setelah ruh berpisah dari badannya,
- Keempat alam Akhirat, Suatu alam dimana ruh dengan badan bersatu lagi, disinilah alam yang terakhir, suatu alam yang kekal abadi, yang tidak akan berpindah-pindah lagi buat selama-lamanya bagi manusia. Karena itulah, alam akhirat dinamakan alam "Baqo" suatu alam yang kekal abadi.

ASAL MULA KEJADIAN ALAM


Sebetulnya dahulunya alam semesta ini belum ada, Itu waktu belum ada perhitungan tahun, bulan, minggu dan hari. Karena belum ada matahari dan bulan. Ketika itu cuma yang ada Zat yang Wajibul Wujud, ia Zat Alloh Tuhan Yang Maha Pencifta, oleh karena itu "Dia" dinamakan "Kholiq" artinya, Pencifta, dan alam semesta ini, termasuk semua isinya dinamakan "makhluq" artinya yang diciftakan.
Jadi jelaslah bagi kita sekarang, adanya perhitungan tahun seperti sekarang ini, karena adanya peredaran matahari dan bulan.
entah sudah berapa juta tahun umur bumi ini hanya Alloh yang mengetahui, manusia cuma dapat mengira-ngira saja.
Cobalah perhatikan Firman Alloh di dalam surat Al-Insaan ayat 1 :

هَلْ أَتَىٰ عَلَى الْإِنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا

"Apakah tidak datang (kabar berita) kepada manusia suatu zaman yang tidak dapat disebut-sebut (menurut perhitungan manusia)"
Maka dengan keterangan ayat di atas hanya Alloh yang tahu kapan, berapa, sudah lamanya Tuhan jadikan dunia ini serta isinya.
Alloh Subhanahu wa Ta'alaa Maha Kuasa, Ia Menciftakan alam semesta semuanya tidak menggunakan alat atau perkakas. Bila Dia akan menjadikan sesuatu, cukuplah dengan kalimat "Kun" jadilan lalu terjadi seperti Firman Alloh dalam surat Yassiin ayat 82 :

إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ

"Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia".

dalam ayat yang lain Firman Alloh di dalam Surat Yunus ayat 3 :

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ

"Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia menciptakan serta Dialah yang mengatur dan serta Dialah yang menguasai seluruh apapun yang berada di 'Arasy dan alam lainnya"

Jadi jelasnya yang mengatur semua kejadian alam, makhluk, manusia, binatang, matahari, bulan dan bintang, hidup dan mati, adalah Alloh Subhanahu wa ta'alaa.
untuk lebih jelasnya bacalah ayat kursi dalam surat Al-Baqoroh ayat 255 :

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ


Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.
Kursi (kekuasaannya) Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Para Pembaca yang budiman.

Teranglah sudah bagi kita sekalian bahwa dulunya alam semesta ini tidak ada. Maka yang ada, ialah yang mengadakan alam semesta ini yaitu Zat Alloh Subhanahu wa Ta'alaa.
Sesungguhnya Alloh ciptakan seluruh alam semesta langit dan bumi karena Tuhan akan menjadikan manusia.
Sesungguhnya Alloh ciptakan pertama-tama adalah yang dinamakan "Ruuhul A'zhom dari Nur-adadiyah-Nya". maka dari Ruuhul A'zhom itu Alloh jadikan segala ruh makhluk yang bernyawa.
Apakah yang dinamakan "Ruuhul A'zhom" itu? Ialah sumber segala ruh. Yaitu Ruh Nabi Muhammad s.a.w.
Sesungguhnya Alloh Ta'alaa selain mempunyai sifat Al-Rahman dan Al-rahiim juga mempunyai sifat Jalaal dan Jammal, artinya Maha Besar dan Maha Indah.
Maka dengan qudrat iradatnya, dengan sifat jalaal dan jammal-Nya diciptakan Nur Muhammad s.a.w., dari alam "adam" kepada alam "wujud", dari alam "abstrak" kepada alam 'nyata" dalam keadaan sempurna, indah bentuk dan susunan semua alam yang maujud ini.
Sesuai dengan Firman Alloh di dalam surat Al-Baqoroh ayat 1066 :

أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

"Tidakkah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?"

Dari Ruuhul-A'zhom itu, diciptakan ruh para Nabi, kemudian ruh para Wali, kemudian ruh para Manusia, kemudian ruh para Malaikat, ruh bangsa Jin, kemudian ruh bangsa Hewan dan kemudian ruh Tumbuh-tumbuhan.
selain itu Tuhan jadikan empat unsur atau anasir, yaitu : air, api, angin dan Tanah. Maka dari empat anasir itu, Tuhan jadikan makhluk, dijadikan bumi dan alangit, malaikat dan jin, manusia dan binatang dan lain-lainnya.
Pada Riwayat lain, Alloh Ta'ala jadikan suatu pohon namanya "Sajarotul-Yaqiin" atau "Sajarotul-Muttaqiin" suatu pohon raksasa. tidak ada orang dapat menduga besarnya, hanya Alloh Ta'alaa.
Kemudian Alloh menciptakan Nur Muhammad itu, seperti rupa burung merak. lalu dimasukan kedalam kurungan mutiara, lalu digantungkan di Syajarotul-Yaqiin, lalu ia bertasbih memuji Alloh selama 70.000 tahun.